NEWS

Catatkan Pertumbuhan Positif, Bank Sampoerna Tumbuh Bersama UMKM

Jakarta, 03 Agustus 2023 – Bank Sahabat Sampoerna (“Bank Sampoerna”) terus meningkatkan penyaluran kredit dalam rangka membantu pelaku UMKM untuk bertumbuh, menyusul kondisi ekonomi dalam negeri yang semakin kondusif. Pada akhir Juni 2023, Bank Sampoerna menyalurkan pembiayaan sebesar Rp10,9 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada lebih dari 400 ribu unit usaha maupun perorangan, termasuk sekitar 230 ribu pelaku UMKM untuk berbagai kebutuhan, di antaranya modal kerja, modal operasional, dan pembiayaan lainnya yang sifatnya produktif.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna, Henky Suryaputra mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kondusif turut memacu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas dan penjualan. Kondisi ini mendorong pelaku UMKM meningkatkan permintaan terhadap kredit, dalam rangka menopang pertumbuhan usaha.

Dari total pembiayaan sebesar Rp10,9 triliun yang disalurkan Bank Sampoerna pada akhir Juni 2023, sekitar 63% atau Rp6,9 triliun disalurkan pada pelaku usaha UMKM, baik secara langsung maupun melalui kolaborasi dengan pihak ketiga, seperti perusahaan fintech peer to peer lending dan koperasi. Keseluruhan pembiayaan tersebut juga meningkat signifikan sebesar 25% dari penyaluran kredit pada satu tahun sebelumnya serta secara substansial melampaui penyaluran kredit industri perbankan yang pada periode yang sama meningkat 7,7%.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras pemerintah yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan perlambatan ekonomi global. Setelah melalui berbagai tantangan dalam mengelola risiko, saatnya pelaku UMKM mendapatkan momentum untuk bertumbuh. Bank Sampoerna selalu membantu pelaku UMKM dalam setiap fase tersebut melalui berbagai fasilitas yang memudahkan pelaku UMKM berkembang,” ujar Henky.

Pertumbuhan kredit yang dibukukan Bank Sampoerna tak lepas dari peningkatan dana pihak ketiga (DPK). Secara tahunan per akhir Juni 2023 DPK meningkat sebesar 24,3% menjadi Rp12,5 triliun dari Rp10,1 triliun. Peningkatan ini juga melampaui peningkatan DPK industri secara keseluruhan yang meningkat 6,4%.

Kehadiran Sampoerna Mobile Banking yang menawarkan sejumlah keunggulan solusi dan layanan merupakan komponen penting DPK Bank Sampoerna. Berbagai fitur Sampoerna Mobile Banking terus dikembangkan. Jika sejak awal nasabah sudah dapat melakukan pembukaan tabungan Sampoerna Mobile Saving secara daring (online), pembukaan rekening saat ini menjadi lebih mudah dengan pemanfaatan fitur pengenalan wajah (face recognition) dan deteksi keaslian pengguna (liveness detection). Fitur ini juga turut mempermudah pelaku UMKM membuka tabungan Sampoerna Mobile Saving yang digunakan untuk menampung dana penerimaan pembayaran lewat QRIS via Sampoerna Mobile Merchant.

Di luar fungsi intermediasi pengelolaan DPK dan penyaluran kredit, Bank Sampoerna juga terus meningkatkan peran dalam memfasilitasi berbagai transaksi keuangan. Melalui layanan Mobile Banking dan Internet Banking, hampir 2 juta transaksi senilai hampir Rp22 triliun difasilitasi sepanjang semester pertama tahun 2023. Jumlah transaksi telah meningkat hampir 40% sementara nilainya meningkat dua kali lipat dibandingkan yang terjadi pada semester pertama 2022.

Lebih jauh, melalui kolaborasi dengan perusahaan fintech payment gateway (gerbang pembayaran), dan P2P (peer-to-peer) lending, sepanjang semester pertama tahun 2023, Bank Sampoerna memfasilitasi tambahan sekitar 5 juta transaksi senilai lebih kurang Rp40 triliun Beberapa perusahaan P2P lending yang bekerja sama dengan Bank Sampoerna, di antaranya Mekar, Julo, Indodana, Kredivo, dan Akulaku, sementara perusahaan fintech payment gateway (gerbang pembayaran) yang telah bekerja sama termasuk Xendit, Instamoney, Safecash, dan Dhasatra.

“Kondisi ekonomi masih belum sepenuhnya pulih. Dengan tekanan kondisi finansial global, suku bunga acuan telah meningkat sangat signifikan menjadi 5,75% sepenjang semester pertama tahun 2023 dibandingkan dengan 3,5% di sepanjang semester pertama tahun 2022. Tentunya hal ini menciptakan tekanan pada biaya bunga. Pun demikian hingga akhir Juni, Bank Sampoerna berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp27,1 miliar, sedikit lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp26,6 miliar. Laba bersih tersebut tercapai berkat kolaborasi semua pihak, terutama merealisasikan komitmen Bank Sampoerna dalam membantu UMKM untuk bertumbuh,” ungkap Ali Rukmijah, CEO Bank Sampoerna.

Ditegaskan Ali kinerja solid Bank Sampoerna ditopang juga oleh prinsip kehati-hatian, sehingga rasio pinjaman bermasalah secara gross terhadap keseluruhan pinjaman dapat dikelola pada level 3,8%. Jumlah pinjaman yang direstrukturisasi terus menurun, yang hingga akhir Juni 2023 tercatat sebesar 20,9% dibandingkan pada Juni 2022 sebesar 28,8%.

Pengelolaan likuiditas Bank Sampoerna dijalankan lebih efisien dengan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) di tingkat 86,9%. Secara fundamental kondisi keuangan sangat solid dengan rasio CKPN terhadap NPL mencapai lebih dari 102,2% dan CAR sebesar 29,4%, jauh di atas ketentuan CAR minimum yang ditetapkan OJK.

Ali menambahkan, Bank Sampoerna akan terus mengedepankan kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM hingga ke pelosok tanah air. Dengan menggandeng perusahaan startup dan peer to peer lending, serta mengelaborasi transformasi digital, Bank Sampoerna akan memperluas jangkauan layanan dan berkomitmen memenuhi kebutuhan pelaku UMKM, terutama memberikan dukungan pembiayaan dan memfasilitasi berbagai transaksi keuangan agar bertumbuh bersama.


About Inke Maris & Associates
PR Agency Indonesia

Established in 1986, Inke Maris & Associates (IM&A) is a leading, independent PR Agency in Jakarta providing strategic counsel to businesses, organisations and public institutions. IM&A was recognised as the Best PR Firm in Indonesia after a survey conducted by Mix Magazine to over 100 Indonesian journalists nominated the firm for the PR Agency of the Year Award 2016. As PR and strategic communications consultants, our work falls into overarching and often intersecting areas of Public Affairs, Corporate Communications, Financial Communications, Marketing Communications, Issues & Crisis Communications, Capacity Building & Training, Social Marketing & PR Campaigns, Community and Stakeholder Engagement, Digital PR, Event Management.

#pragencyindonesia #pragencyjakarta #prconsultantjakarta #publicrelationsagencyindonesia #communicationsconsultantindonesia #bestprfirmindonesia #toppragencyindonesia #publicaffairsindonesia #publicaffairsagencyindonesia #publicaffairsconsultantindonesia #topPRconsultant #publicrelationsconsultant #prconsultantindonesia #PRAgency #publicrelationsfirm

 RECENT NEWS

Jul 18, 2026

Rayakan Tonggak Baru Setahun Memelopori Bedah Robotik, Siloam Percepat Adopsi Bedah Presisi di Indonesia melalui Robotic Summit 2026

READ MORE
Jul 03, 2026

Satu-satunya di Asia Tenggara! Dua Rumah Sakit Siloam Raih Magnet® with Distinction, Standar Tertinggi Keperawatan Dunia

READ MORE
Jun 30, 2026

Hadirkan Produk “T-Wave”, Thailand Week 2026 Kembali Digelar untuk Perkuat Pasar Bilateral

READ MORE
Jun 08, 2026

B. Braun Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus Produksi Lokal Berstandar Internasional

READ MORE
May 19, 2026

Lebih dari 1,5 Juta Perjalanan Komuter Setiap Hari, ITDP Indonesia dan ViriyaENB Dorong Integrasi Kelembagaan Transportasi Jabodetabek

READ MORE
May 08, 2026

GSK dan BPOM Bermitra untuk Mempercepat Akses Vaksin Inovatif di Tengah Wabah Campak di Indonesia

READ MORE
May 08, 2026

HRTA Awali 2026 dengan Kinerja Gemilang, Didukung Penguatan Ekosistem Emas Terintegrasi

READ MORE
May 04, 2026

Kuasai Hampir Setengah Pasar Emas RI, HRTA Resmi Masuk Indeks LQ45

READ MORE
Apr 29, 2026

Danamon Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 35% pada Kuartal Pertama 2026

READ MORE
Apr 28, 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pencegahan Cacar Api sebagai Prioritas Kesehatan di Indonesia

READ MORE