Jakarta, 12 November 2024 – Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, PT Bank Sahabat Sampoerna (“Bank Sampoerna”) terus melanjutkan tren positif kinerja fundamental hingga akhir September 2024. Hal ini tercermin dari total penyaluran kredit yang naik 9,2% menjadi Rp12,4 triliun pada akhir kuartal ketiga tahun 2024 dibandingkan dengan akhir periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,3 triliun.
Seturut misi Bank Sampoerna untuk memajukan UMKM di Indonesia, sektor UMKM merupakan bagian terpenting dan pendorong pertumbuhan kredit dalam periode 1 tahun terakhir. Per akhir September 2024, sebesar 63,2% pinjaman atau senilai Rp7,8 triliun secara langsung maupun tidak langsung diberikan kepada pelaku UMKM dan 36,8% sisanya atau sekitar Rp4,5 triliun kredit disalurkan kepada nasabah non-UMKM. Penyaluran pinjaman ke UMKM ini meningkat 14,6% dibandingkan penyaluran pinjaman ke UMKM pada satu tahun sebelumnya, jauh melampaui peningkatan pertumbuhan pinjaman UMKM di industri perbankan secara keseluruhan pada periode sama yang meningkat 5,0%
Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna, Henky Suryaputra menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi dan pemanfaatan teknologi yang dilakukan Bank Sampoerna. Dari Rp7,8 triliun kredit ke UMKM sendiri, hampir 2/3 di antaranya atau sebesar Rp5,0 triliun disalurkan secara langsung oleh Bank Sahabat Sampoerna, sementara sisanya disalurkan ke UMKM lewat beberapa mitra strategis, baik koperasi, perusahaan financial technology, maupun peer- to-peer lending.
“Digitalisasi dan kolaborasi dengan pihak ketiga merupakan langkah strategis kami dalam merealisasikan komitmen Bank Sampoerna untuk membantu para pelaku UMKM. Dengan kedua strategi tersebut, kami terus mampu memperluas cakupan penyaluran kredit untuk UMKM hingga ke pelosok dan membantu perekonomian nasional,” ujar Henky.
Pemberdayaan UMKM yang dilakukan Bank Sampoerna juga tak lepas dari kepercayaan nasabah dan masyarakat. Hingga akhir September 2024, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Sampoerna tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 18,0% atau mencapai Rp14,6 triliun, dibandingkan dengan jumlah yang dihimpun satu tahun sebelumnya sekitar Rp12,4 triliun. Pertumbuhan DPK ini juga tercatat melampaui pertumbuhan DPK industri perbankan yang pada periode sama bertumbuh 6,7%.
Henky menambahkan, pertumbuhan DPK tersebut didukung program Sampoerna Fest, yang melalui festival musik memberikan edukasi literasi keuangan serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Sampoerna Mobile Banking. Beragam fitur Sampoerna Mobile Banking memungkinkan masyarakat untuk membuka tabungan, melakukan berbagai transaksi keuangan, dan mengelola keuangan secara bijak.
CEO Bank Sampoerna Ali Rukmijah menyampaikan bahwa di luar fungsi intermediasi penghimpunan dan penyaluran dana masyarakat, Bank Sampoerna juga menjalankan misi memberdayakan UMKM lewat peran pemberian jasa perbankan atau yang dikenal sebagai Bank as a Service (BaaS). Peningkatan peran ini terefleksikan dengan semakin banyak digunakannya jasa virtual account dan transfer dana melalui kerja sama mitra (host-to-host fund transfer) yang di 9 bulan pertama tahun 2024 berlangsung sebanyak lebih dari 20 juta transaksi dengan total nominal transaksi sebesar lebih dari Rp100 triliun. Jumlah transaksi ini meningkat dua digit dibandingkan jumlah transaksi yang terjadi pada periode yang sama tahun 2023.
Kinerja baik Bank Sampoerna juga tergambar pada profitabilitas. Sepanjang periode sembilan bulan pertama tahun 2024, Bank Sampoerna membukukan laba bersih sebesar Rp52,3 miliar, meningkat 40,2% dibandingkan Rp37,3 miliar, laba sepanjang periode yang sama tahun 2023. Peningkatan laba bersih juga berkorelasi langsung dengan peningkatan Return-On-Asset (ROA) dan Return-On-Equity (ROE) yang pada 9 bulan pertama tahun 2024 tercatat di angka 0,51% dan 2,21%.
Ali menegaskan bahwa kinerja Bank Sampoerna dicapai dengan fundamental yang solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 27,1% per akhir September 2024 menunjukkan struktur permodalan yang sangat kuat dengan kapasitas untuk berkembang hingga beberapa waktu mendatang. Demikian pula tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) bruto dapat dikendalikan pada angka 3,8%, tingkat yang masih tergolong relatif baik, khususnya dengan porsi pinjaman yang banyak disalurkan ke UMKM.
“Dengan kondisi global saat ini, tantangan ekonomi ke depan sepertinya belum akan mereda. Pertumbuhan kredit UMKM sendiri yang sudah beberapa waktu belakangan jauh lebih rendah daripada pertumbuhan kredit non-UMKM, sepertinya masih akan belum banyak berubah dalam jangka pendek. Pun demikian, Bank Sampoerna akan terus mendukung UMKM karena masih banyak UMKM yang berpotensi dan masih banyak layanan Bank yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk berkembang lebih jauh,” demikian ditegaskan Ali.
About Inke Maris & Associates
PR Agency Indonesia
Established in 1986, Inke Maris & Associates (IM&A) is a leading, independent PR Agency in Jakarta providing strategic counsel to businesses, organisations and public institutions. IM&A was recognised as the Best PR Firm in Indonesia after a survey conducted by Mix Magazine to over 100 Indonesian journalists nominated the firm for the PR Agency of the Year Award 2016. As PR and strategic communications consultants, our work falls into overarching and often intersecting areas of Public Affairs, Corporate Communications, Financial Communications, Marketing Communications, Issues & Crisis Communications, Capacity Building & Training, Social Marketing & PR Campaigns, Community and Stakeholder Engagement, Digital PR, Event Management.
#PublicAffairsConsultantIndonesia #KonsultanPRJakarta #KonsultanHumasJakarta #PRConsultantJakarta #CommunicationsConsultantIndonesia #PublicAffairsAgencyIndonesia #BestPRFirmIndonesia #PRAgencyJakarta #AgencyPRdiIndonesia #PublicRelationsServicesJakarta #TopPRAgencyIndonesia #PublicRelationsServicesIndonesia #PRAgencyIndonesia #PublicAffairsIndonesia #PublicAffairesConsultantIndonesia
Raih PR Agency of The Year 2026, Konsisten Diakui Industri, Inke Maris & Associates Perkuat Positioning di Tengah Ketatnya Persaingan dan Disrupsi Teknologi AI
READ MOREInke Maris & Associates Amidst Fierce Competition and AI Disruption Wins Another PR Agency of the Year 2026 Recognition by the Industry
READ MOREMobilitas Warga Tak Mengenal Batas Administrasi, Saatnya Tata Kelola Transportasi Jabodetabek Terintegrasi
READ MOREULTIMA II Perkenalkan CollaSence™ Technology kepada Konsumen Medan melalui Beauty Exhibition
READ MOREBusiness Delegation for Education Services in Indonesia 2026 Opens, Strengthening Thailand–Indonesia Education Cooperation
READ MOREMenjawab Tantangan Penyakit Ginjal yang Kian Meningkat, Siloam Hospitals Asri Pimpin Transformasi Layanan Uro-Nefrologi di Indonesia
READ MOREKrisis Energi Jadi Momentum, ITDP Indonesia Dorong Percepatan Reformasi Transportasi Publik dan Elektrifikasi Bus
READ MORERayakan Tonggak Baru Setahun Memelopori Bedah Robotik, Siloam Percepat Adopsi Bedah Presisi di Indonesia melalui Robotic Summit 2026
READ MORESatu-satunya di Asia Tenggara! Dua Rumah Sakit Siloam Raih Magnet® with Distinction, Standar Tertinggi Keperawatan Dunia
READ MOREHadirkan Produk “T-Wave”, Thailand Week 2026 Kembali Digelar untuk Perkuat Pasar Bilateral
READ MORE