NEWS

TENCEL™ Segarkan Identitas Merek, Dukung Inovasi Bersama untuk Industri Tekstil yang Lebih Bertanggung Jawab

Lenzing – Lenzing Group, pemasok serat selulosa yang diregenerasi untuk industri tekstil dan nonwoven, hari ini meluncurkan evolusi terbaru dari merek tekstil andalannya TENCEL™, dengan penyegaran pada tagline yakni Nature. Future. Us.. Identitas merek terbaru ini menjadi perwujudan komitmen atas upaya keras TENCEL™ untuk merangkul inovasi dan memberdayakan kolaborasi yang berfokus sebagai penggerak perubahan dalam industri tekstil guna menjaga masa depan dari bumi yang kita tinggali bersama1. Evolusi TENCEL™ berawal dari penghormatan mendalam merek ini terhadap bumi1,[1] yang semakin digaungkan oleh konsumen dan mitra dalam rantai nilai. Perubahan strategis ini akan memungkinkan TENCEL™ untuk menavigasi lanskap industri tekstil yang terus berkembang1,2 melalui komitmen berkelanjutan untuk memberikan solusi serat yang mempertimbangkan dampak lingkungan3 dan hemat sumber daya[2].

“Tema baru Nature. Future. Us.’ menciptakan suara yang sangat inspiratif dan inklusif bagi TENCEL™,” ungkap Eva McGeorge, Senior Director of Global Marketing and Branding, Commercial Textiles, Lenzing AG. “Sejak memperkenalkan TENCEL™ Lyocell pada tahun 1992[3] dan mempertegas posisi merek secara keseluruhan pada tahun 2018, TENCEL™ telah berupaya keras untuk menghadirkan serat tekstil yang inovatif dan berkelanjutan bagi dunia1,2,3. Evolusi merek TENCEL™ terkini memperluas visi kami untuk mempelopori praktik bisnis yang efisien sumber daya4 dan praktek bisnis sirkular1,[4],[5] untuk serat kami, mulai dari tahap pengadaan bahan baku[6] hingga pembuangan produk konsumen di akhir masa pakai[7]. Untuk memfasilitasi perubahan nyata dalam rantai nilai, kami percaya bahwa setiap orang dalam industri perlu bertransformasi bersama1,2. Kami akan terus membangun kolaborasi yang lebih kuat dan mendedikasikan upaya kami dalam menciptakan masa depan fesyen yang dapat kita banggakan bersama.1,2


Memanfaatkan kekuatan dari inovasi, kolaborasi, dan transparansi

TENCEL™ merupakan sebuah merek yang lahir berlandaskan pada rasa hormat yang mendalam terhadap alam1,4. Serat daur ulang[8] dan dapat terurai9 yang bermerek TENCEL™ ini bersumber dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan4 dan diproduksi menggunakan metode yang hemat sumber daya4. Guna meningkatkan sirkularitas, Lenzing telah bereksperimen dengan penggunaan bahan limbah seperti kulit jeruk dan limbah kapas dalam produksi serat TENCEL™ Lyocell edisi spesial, yang menunjukkan komitmen merek yang kuat untuk mendukung inovasi tekstil yang berkelanjutan1.

Pertumbuhan merek TENCEL™ juga didorong oleh kolaborasi. Bermula dari teknologi pewarnaan tanpa air pertama[9] untuk serat selulosa berbasis kayu hingga alternatif bebas plastik pertama[10] untuk kain elastis, TENCEL™ telah menjadi katalis dalam revolusi pembuatan dan pengaplikasian serat. Seluruh kolaborasi ini telah membawa produk yang dibuat menggunakan inovasi serat ke fashion show, red carpets, dan retailers yang menjadikan TENCEL™ semakin terjangkau.

Di industri yang sangat menghargai transparansi, TENCEL™ telah merilis ragam informasi lengkap mulai dari klaim serat pada halaman web, juga visibilitas2 dari bahan mentah tersertifikasi di industri yang belum ada sebelumnya. Teknologi identifikasi serat Lenzing memungkinkan keterlacakan serat TENCEL™ di penjuru tahap produksi tekstil. Hal ini tidak hanya membantu memperkuat kepercayaan dalam rantai nilai, tetapi juga mendukung konsumen untuk membuat keputusan pembelian yang tepat.

“Saat konsumen melihat trademark TENCEL™, mereka dapat yakin bahwa mereka memilih serat berkelanjutan dan dapat dilacak[11], menjamin kualitas[12] dan kenyamanannya[13]. Selagi mendorong inovasi serat, kami juga akan terus memperkuat kepercayaan dan kolaborasi dengan mitra yang memiliki visi sama, untuk memampukan pelanggan di rantai nilai, sehingga memperkuat dampak1,2 positif yang kami hasilkan. Kami juga akan terus meningkatkan penyempurnaan teknologi identifikasi serat dan penawaran Layanan E-Branding Lenzing, yang akan menjadikan transparansi dan keterlacakan sebagai sebuah standar di berbagai tahap produksi tekstil,” jelas Kit Ping Au-Yeung, Executive Vice President of Global Textiles Business di Lenzing AG.

Wajah baru dari identitas merek TENCEL™ akan diluncurkan selama Intertextile Shanghai Apparel Fabrics Trade Fair, pada tanggal 27-29 Agustus 2024, di stand Lenzing bernomor E55 di Hall 4.1.

Gambar terkait pengumuman ini dapat diunduh di sini. Informasi lebih lanjut tentang TENCEL™ dapat ditemukan di https://www.tencel.com/ dan akun Instagram @tencel_indonesia.


[1] Serat TENCEL™ Lyocell dan Modal memiliki sertifikasi EU Ecolabel untuk produk tekstil (nomor lisensi AT/016/001) untuk keunggulan aspek lingkungan.

[2] Serat TENCEL™ Lyocell dan Modal dibuat dengan emisi karbon dan konsumsi air yang setidaknya 50% lebih sedikit, dibandingkan dengan serat lyocell dan modal generik (tanpa merek). Hasilnya dihitung menurut standar LCA (ISO 14040/44) dan tersedia melalui Higg Materials Sustainability Index (MSI) v3.7 oleh Cascale (sebelumnya Sustainable Apparel Coalition).

[3] Serat TENCEL™ Lyocell pertama kali diproduksi di Alabama, AS pada tahun 1992 ketika fasilitas produksi dimiliki oleh Courtalds.

[4] Lenzing - Makalah tentang Strategi Keberlanjutan “Naturally Positive”, April 2024

[5] Serat TENCEL™ Lyocell yang diproduksi dengan teknologi REFIBRA™ menggunakan limbah tekstil katun sebagai bahan baku, selain kayu. Serat tersebut mengandung sedikitnya 30% bahan daur ulang.

[6] Sesuai dengan komitmen perusahaan terhadap perlindungan lingkungan dan pelestarian sumber daya, Lenzing hanya membeli kayu dan pulp dari sumber berkelanjutan yang tersertifikasi atau terkontrol. Dalam Kebijakan Kayu dan Pulp-nya, Lenzing berkomitmen untuk membeli kayu dan pulp secara eksklusif dari sumber yang tidak kontroversial.

[7] Serat standar LENZING™ Lyocell dan Modal disertifikasi oleh TÜV AUSTRIA sebagai serat yang dapat terurai secara hayati di tanah, air tawar, dan lingkungan laut.

[8] TENCEL™ Lyocell dan Modal terbuat dari kayu, bahan baku yang alami dan terbarukan.

[9] Lenzing bermitra dengan perusahaan startup teknologi Exponent Envirotech untuk memperkenalkan ECOHUES™, teknologi pewarnaan tanpa air untuk serat selulosa Lenzing. Teknologi ECOHUES™ secara efektif menggantikan penggunaan air dalam proses pewarnaan dengan pelarut non-air yang 99,8% dapat digunakan kembali dan menyederhanakan proses pra-perawatan dan penyelesaian dengan hampir menghilangkan kebutuhan untuk mencuci dengan sabun setelah pewarnaan. Inisiatif ini membantu mengurangi penggunaan air secara keseluruhan hingga 95% dibandingkan dengan metode pewarnaan tradisional.

[10] Serat TENCEL™ Lyocell berasal dari bahan baku kayu alami dan telah digunakan untuk mengembangkan kain elastis pertama di industri yang memungkinkan pengurangan penggunaan bahan berbasis fosil.

[11] TENCEL™ Lyocell dan Modal diproduksi dengan penanda molekuler. Teknologi identifikasi khusus ini memastikan keaslian dan keterlacakan serat TENCEL™ bahkan setelah diproses menjadi produk tekstil.

[12] Baik serat TENCEL™ Lyocell maupun Modal memiliki profil keuletan tinggi yang mendukung stabilitas pemrosesan. Hal ini memungkinkan serat TENCEL™ untuk menahan kecepatan produksi yang lebih tinggi dalam permesinan, sekaligus memberikan kontribusi penting terhadap kekuatan dan kualitas benang.

[13] Serat Lyocell dan Modal yang diproduksi dengan teknologi Micro merupakan serat terbaik dalam portofolio TENCEL™. Hal ini menghasilkan kelembutan yang lebih baik dan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.


About Inke Maris & Associates
PR Agency Indonesia

Established in 1986, Inke Maris & Associates (IM&A) is a leading, independent PR Agency in Jakarta providing strategic counsel to businesses, organisations and public institutions. IM&A was recognised as the Best PR Firm in Indonesia after a survey conducted by Mix Magazine to over 100 Indonesian journalists nominated the firm for the PR Agency of the Year Award 2016. As PR and strategic communications consultants, our work falls into overarching and often intersecting areas of Public Affairs, Corporate Communications, Financial Communications, Marketing Communications, Issues & Crisis Communications, Capacity Building & Training, Social Marketing & PR Campaigns, Community and Stakeholder Engagement, Digital PR, Event Management.

#PublicAffairsConsultantIndonesia #PublicAffairesConsultantIndonesia #KonsultanPRJakarta #KonsultanHumasJakarta #PRConsultantJakarta #CommunicationsConsultantIndonesia #PublicAffairsAgencyIndonesia #BestPRFirmIndonesia #PRAgencyJakarta #AgencyPRdiIndonesia #PublicRelationsServicesJakarta #TopPRAgencyIndonesia #PublicRelationsServicesIndonesia #PRAgencyIndonesia #PublicAffairsIndonesia

 RECENT NEWS

May 19, 2026

Lebih dari 1,5 Juta Perjalanan Komuter Setiap Hari, ITDP Indonesia dan ViriyaENB Dorong Integrasi Kelembagaan Transportasi Jabodetabek

READ MORE
May 08, 2026

GSK dan BPOM Bermitra untuk Mempercepat Akses Vaksin Inovatif di Tengah Wabah Campak di Indonesia

READ MORE
May 08, 2026

HRTA Awali 2026 dengan Kinerja Gemilang, Didukung Penguatan Ekosistem Emas Terintegrasi

READ MORE
May 04, 2026

Kuasai Hampir Setengah Pasar Emas RI, HRTA Resmi Masuk Indeks LQ45

READ MORE
Apr 29, 2026

Danamon Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 35% pada Kuartal Pertama 2026

READ MORE
Apr 28, 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pencegahan Cacar Api sebagai Prioritas Kesehatan di Indonesia

READ MORE
Apr 24, 2026

Danone SN Indonesia dukung Flagship Store di Raja Susu, Hadirkan Pengalaman Belanja Menyenangkan Guna Dukung Pemenuhan Nutrisi si Kecil

READ MORE
Apr 21, 2026

ITDP Indonesia Dorong Dialog Lintas Sektor untuk Percepat Elektrifikasi Logistik Perkotaan

READ MORE
Apr 17, 2026

Enlit Asia – Electricity Connect 2026: Platform Strategis Percepatan Transisi Energi Indonesia dan ASEAN

READ MORE
Jan 21, 2026

AI Pre-Summit 2026: Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Bangun Ekosistem AI yang Etis dan Inklusif

READ MORE