Index

divider

News

separator

Riset Euromonitor International: Industri Perhiasan Indonesia Tumbuh 13 Persen


JAKARTA, 20 Februari 2017 – Industri perhiasan di dalam negeri diprediksi bakal kembali mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun lalu karena kondisi ekonomi dan permintaan pasar yang naik. Berdasarkan studi Euromonitor International, tahun lalu industri perhiasan dalam negeri tumbuh 13 persen atau senilai Rp 21 triliun.

Perwakilan Euromonitor, Jasmine Seng, mengungkapkan, kondisi ekonomi yang melesu pada tahun lalu sama sekali tidak berdampak pada pertumbuhan industri perhiasan. Faktor utama pertumbuhan tersebut disebabkan oleh dorongan status sosial, yang menyebabkan masyarakat berbelanja perhiasan. Di pihak lain, banyak pihak yang membeli perhiasan dilatarbelakangi oleh motivasi untuk berinvestasi dan mengikuti tren fashion terkini.

Perhiasan emas atau perak murni menduduki peringkat pertama yang mengalami pertumbuhan yang signifikan. Emas bahkan mendominasi jual beli perhiasan dengan pangsa pasar sekitar 59 persen dari total nilai jual beli perhiasan tahun lalu. Sementara itu, produk yang paling banyak diminati adalah cincin dan kalung, baik untuk kebutuhan pernikahan maupun untuk kebutuhan konvensional lainnya.

Asia tenggara merupakan sasaran yang penting bagi produsen perhiasan, terutama di Indonesia dimana meningkatnya pendapatan kelas menengah memberikan potensi besar untuk pembelian barang –barang seperti perhiasan.
Kementerian Perindustrian mencatat industri perhiasan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data 2015, jumlah unit industri perhiasan dan aksesoris di dalam negeri mencapai 36.636 perusahaan dengan nilai produksi sebesar Rp10,45 triliun, yang menyerap tenaga kerja sebanyak 43.348 orang dan menghasilkan devisa US$3,31 miliar.
Ferriyady Hartadinata, Pendiri dan Komisaris Utama PT Hartadinata Abadi, salah satu pemain utama industri perhiasan emas mengatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar perhiasan emas terbaik. Sejak lama emas lekat dengan tradisi, kultur, dan derajat sosial masyarakat Indonesia. Bersamaan dengan kondisi ekonomi yang membaik dan bertumbuhnya masyarakat kelas menengah, permintaan terhadap perhiasan emas di dalam negeri terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pada 2003 kami hanya melayani permintaan perhiasan emas sekitar 100-150kg per bulan. Sejalan dengan bertumbuhnya pangsa pasar perhiasan emas di dalam negeri, kami mengalami pertumbuhan sebesar 20-25% setiap tahunnya. Kami yakin pasar perhiasan emas di dalam negeri terus bertumbuh sejalan dengan kondisi ekonomi yang membaik dan tren fashion yang makin beragam,” katanya.

Ferriyady menambahkan, sebagai sebuah perhiasan, selera menjadi salah satu tolok ukur. Selama kurang lebih 27 tahun, pihaknya telah membuktikan mampu memenuhi berbagai permintaan pasar dan memberikan nilai tambah kepada setiap pelanggan. Karena itu, kualitas, desain, dan kepercayaan menjadi kunci utama keberhasilan di bisnis ini.

Selain secara personal perhiasaan emas merepresentasikan status sosial, keunggulan lain adalah nilai investasinya yang relatif stabil. Dia bercerita, beberapa pelanggannya mengakui bahwa perhiasaan emas yang dibeli sesewaktu bisa dilepas jika ada kebutuhan mendesak karena harganya relatif stabil.

“Inilah keunggulan industri perhiasan emas. Jika industri lain mengalami pasang surut dalam kondisi ekonomi sedang lesu, industri perhiasan emas justru bisa bertumbuh positif. Emas menjadi pilihan untuk berinvestasi saat kondisi ekonomi melesu. Tetapi, pada saat ekonomi tengah membaik, orang membeli emas untuk lifestyle,” tegas dia.

Tentang Hartadinata

PT Hartadinata Abadi merupakan produsen dan penyedia perhiasan emas yang telah membangun kepercayaan segenap stakeholders selama lebih dari 27 tahun. Hartadinata merupakan pemain utama dalam industri perhiasan emas Indonesia yang memiliki bisnis terintegrasi secara vertikal, baik pabrik, wholeseller, dan retail serta memberikan jaminan pasar melalui proyek-proyek yang diakui berbeda dan memiliki kualitas pengembangan yang tak tertandingi. Sejak berdiri hingga kini, Hartadinata telah menjalin lebih dari 600 toko emas di seluruh Indonesia, memiliki 4 pabrik dan beberapa toko retail sendiri

 

Tentang Euromonitor International

Euromonitor International adalah lembaga riset internasional yang fokus pada isu-isu strategis pada sektor industri, ekonomi, konsumen global. Euromonitor berada pada 80 negara dan membantu berbagai klien di negara-negara tersebut dalam mengidentifikasi berbagai peluang dan mengembangkan strategi pertumbuhan di negara-negara tersebut.

 

separator

separator