divider

News

separator

Hartadinata Abadi Perkenalkan Sistem Waralaba Toko Perhiasan Emas Pertama di Indonesia


BANDUNG, 05 April 2017 – PT Hartadinata Abadi, salah satu pemain utama industri perhiasan emas di dalam negeri, memperkenalkan untuk pertama kalinya Toko perhiasan emas ACC dengan sistem waralaba sebagai salah satu strategi bisnis perusahaan untuk memperluas cakupan pasar. Sistem waralaba ini membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memasuki bisnis toko perhiasan emas yang umumnya tertutup dan merupakan usaha turun-temurun.

Peresmian Toko ACC ke-8 dengan sistem waralaba pertama tersebut berlangsung di Toko ACC, Jalan Kopo Sayati, Bandung, pada Rabu (05/04/2017). Hadir dalam acara peluncuran tersebut, Pendiri dan Komisaris Utama PT Hartadinata Abadi Ferriyady Hartadinata, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Sandra Sunanto, dan pemilik waralaba Suparni Parto.

Direktur Utama Perseroan Sandra Sunanto mengatakan, “Toko ACC dengan sistem waralaba menandai era keterbukaan dalam rangka mencari dan menggandeng mitra-mitra potensial yang berkomitmen untuk maju bersama di bisnis perhiasan emas di dalam negeri.”

“Kami ingin meningkatkan nilai tambah dari bisnis yang kami geluti saat ini dengan memberikan kesempatan kepada mitra potensial dan investor yang tertarik bergabung dalam jaringan penjualan perseroan dan meraih keuntungan bersama. Kami meyakini, langkah ini bakal sangat membantu masyarakat untuk lebih mudah memiliki perhiasaan emas yang berkualitas dengan desain up-to-date dan sesuai selera masyarakat,” tambahnya.

Paket waralaba terendah yang ditawarkan perusahaan senilai Rp4 miliar bergantung kepada luasan toko dan keinginan mitra investor. Hartadinata akan mensuplai perhiasan emas sesuai dengan nilai investasi, peralatan dan sistem penjualan serta pengetahuan dalam mengelola toko perhiasan emas. Royalti dari sistem kemitraan tersebut ditetapkan 70%:30% untuk franchisee dan perusahaan dari nilai untung bersih (net profit). Keuntungan bermitra dengan PT Hartadinata Abadi adalah suplai produk yang stabil dengan model perhiasan up-to-date dan manajemen pengelolaan. Dua keunggulan ini akan menjadi senjata bagi mitra usaha untuk berkompetisi dengan toko perhiasan emas lainnya.

“Selama ini orang punya uang tetapi tidak bisa dengan mudah membuka toko perhiasan emas. Kami telah melakukan kajian terkait prospek pasar perhiasaan emas di dalam negeri dan optimistis waralaba yang ditawarkan tersebut sangat kompetitif dengan perkiraan omset penjualan yang dapat diraih,” katanya.

Sebelumnya, hasil riset EuroMonitor Internasional menegaskan bahwa industri perhiasan di dalam negeri diprediksi bakal kembali mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun lalu karena kondisi ekonomi dan permintaan pasar yang naik. Berdasarkan studi Euromonitor International, tahun lalu industri perhiasan dalam negeri tumbuh 13 persen atau senilai Rp 21 triliun. Kondisi ekonomi yang melesu pada tahun lalu sama sekali tidak berdampak pada pertumbuhan industri perhiasan. Faktor utama pertumbuhan tersebut disebabkan oleh dorongan status sosial, yang menyebabkan masyarakat berbelanja perhiasan. Di pihak lain, banyak pihak yang membeli perhiasan dilatarbelakangi oleh motivasi untuk berinvestasi dan mengikuti tren fashion terkini.

Suparni Parto, Pemilik waralaba Toko ACC mengatakan, pihaknya optimistis waralaba Toko ACC dapat menembus persaingan pasar industri perhiasan emas di dalam negeri. Produk buatan tangan PT Hartadinata Abadi sangat dikenal karena memiliki kualitas terbaik, unik, dan dapat menjawab selera serta tuntutan gaya hidup masa kini. Permintaan terhadap produk perseroan tersebut terus menerus meningkat dari tahun ke tahun, dengan pangsa pasar yang makin luas dan beragam.

“Kami tidak ragu untuk bekerja sama dengan PT Hartadinata Abadi karena produk perusahaan ini memiliki karakter yang kuat dan bakal diterima luas oleh pasar di dalam negeri,” katanya.

Toko ACC dengan sistem waralaba tersebut sekaligus melengkapi 7 Toko ACC lainnya, yang saat ini tengah beroperasi, di samping 2 outlet Claudia Perfect Jewelry 2 outlet Celine. Di samping armada penjualan sendiri tersebut, PT Hartadinata Abadi yang juga memiliki empat pabrik produksi perhiasan, juga memiliki jalinan hubungan dengan 600 usaha retail di seluruh Indonesia.

Pada 2003 PT Hartadinata Abadi hanya melayani permintaan perhiasan emas sekitar 100-150 kg per bulan. Sejalan dengan bertumbuhnya pangsa pasar perhiasan emas di dalam negeri, perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 20-25% setiap tahunnya. Tahun ini, target produksi perseroan sekitar 700 – 750 kilogram (kg) per bulan dari 600 kg per bulan pada tahun lalu.

Tentang Hartadinata

PT Hartadinata Abadi (Hartadinata) merupakan produsen dan penyedia perhiasan emas yang telah membangun kepercayaan segenap stakeholders selama lebih dari 27 tahun. PT Hartadinata Abadi merupakan pemain utama dalam industri perhiasan emas Indonesia yang memiliki bisnis yang terintegrasi secara vertikal, mulai dari pabrik (manufaktur), penjualan grosir (wholesaler), dan penjualan eceran (retail). Model bisnis terintegrasi Hartadinata ini memberikan keunggulan dengan tersedianya pasar yang terjamin. Sejak berdiri hingga kini, Hartadinata telah menjalin hubungan dengan lebih dari 600 toko emas di seluruh Indonesia, memiliki 4 pabrik dan beberapa toko retail sendiri.

separator

separator